Saya menemukan fenomena paradoks dalam peradaban manusia pada era abad ke-21 ini, khususnya pada era milenial saat ini. Dimana sangat banyak dari kita selalu mencari-cari pencerahan diri, jalan keluar, motivasi diri, dan bahkan jati diri diluar diri kita yang sesungguhnya. Dan hasilnya kebanyakan dari kita tidak menemukan sesuatu apapun dari luar diri kita, atau jika ada beberapa orang yang menemukannya, maka hal itu tidak akan bertahan lama, bisa juga dikatakan hanya sesaat saja. Fenomena tersebut sudah terjadi sejak ratusan tahun lalu hingga saat ini, akan tetapi sebagian besar dari kita tetap saja melakukan hal tersebut, oleh karena apa yang kita cari diluar diri kita tampak lebih mudah dibandingkan melakukan perjalanan mencari kedalam diri kita.
Saya teringat ada suatu cerita tentang seorang anak muda yang tampak kelelahan mencari-cari sesuatu didepan rumahnya dibawah sorot terang lampu jalan, tak lama kemudian datanglah seorang temannya menghampiri dirinya dan berkata hai sobat sedang apakah gerangan dirimu tampak letih sekali mencari sesuatu disini, apakah yang sedang engkau cari? Anak muda tersebut menjawab; aku sedang mencari sebuah kunci motorku yang hilang. Kemudian rekannya kembali bertanya kepadanya, sudah berapa lama kamu mencarinya disini? Anak muda tersebut kembali menjawab; sudah 3 jam yang lalu. Kemudian rekannya kembali bertanya kepadanya, memang kunci motormu hilangnya dimana? Anak muda tersebut kembali menjawab; sebenarnya kunci motorku hilangnya didalam rumahku. Kemudian rekannya kembali bertanya dengan nada sangat kesal, Loh kenapa kamu mencarinya disini? Anak muda tersebut kembali menjawab dengan nada lesu tidak bersemangat, karena didalam rumahku gelap tidak ada lampu.
Ilustrasi cerita di atas memberikan gambaran umum yang terjadi dalam banyak episode kehidupan kita, terutama pada saat kita menemukan persoalan-persoalan kehidupan yang membuat kita hampir-hampir tidak berdaya lagi untuk menemukan jalan keluarnya, sehingga seringkali kita mengambil jalan pintas yang sudah pasti membawa diri kita menuju jurang kehancuran yang yang semakin dalam dan bahkan cenderung mendorong kita untuk melakukan tindakan-tindakan yang menghalalkan segala cara. Oleh karena itu, pada kesempatan ini saya sangat tergerak untuk menulis buku pertama saya ini dengan satu misi yang mulia yaitu untuk berbagi kepada para sahabat pembaca yang baik hati, bahwa sejatinya di dalam diri kita telah bersemayam suatu Mahakarya yang sungguh luar biasa dahsyatnya yang merupakan suatu karya terindah sepanjang episode kehidupan kita yang dikarunia oleh Sang Sumber Kehidupan dan Maha Pencipta kita.
Dari beberapa judul yang menjadi pergumulan saya dalam membuat buku ini, akhirnya judul yang saya pilih adalah “The Diamond Within You – Menemukan Kekuatan Sejati Dalam Diri Anda.” Buku ini akan banyak melakukan eksplorasi ke dalam diri kita dimana sesungguhnya telah bersemayam kekuatan-kekuatan yang dahsyat (powerful) dan sangat tidak tebatas (infinity) yang telah dihadiahkan (gifted) oleh Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang kepada kita semua tanpa terkecuali, dan tugas kita sebagai mahluk kesayanganNya adalah bagaimana kita dapat memaksimalkan fungsi dari masing-masing karunia yang telah diberikanNya kepada kita, sehingga kita dapat menjalankan kehidupan kita sesuai dengan rencana Sang Khalik yang pasti sangat luhur dan mulia.
Dalam buku ini saya mencoba membuat intisari dari suatu pemikiran dan pergumulan hidup yang saya alami dalam sekolah kehidupan ini yang selalu saya berikan makna dalam setiap kejadian yang diijinkan Tuhan terjadi pada diri saya dan orang-orang yang ada disekitar saya, baik mulai dari hal-hal kecil hingga hal-hal besar, mulai dari keluarga kecil saya hingga keluarga besar saya, mulai dari tetangga terdekat saya hingga tetangga terjauh saya, mulai dari komunitas yang kecil hingga komunitas yang besar, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, mulai dari karir saya sebagai profesional hingga sebagai enterpreneur.
Semua karunia pengalaman pergumulan hidup tersebut yang Tuhan percayakan kepada saya menjadikan saya semakin terpanggil untuk menulis buku ini, semoga karunia ini juga dapat menjadi Sinar Terang bagi sahabat-sahabat pembaca yang baik hati. Esensi dari buku ini saya beri nama “The Integrating of Four Diamonds Core Principle as The Inner Strength of Human Being.” Prinsip tersebut akan mengajak para sahabat pembaca untuk dapat memetik intisarinya, yaitu; bahwa sejatinya di dalam diri kita telah bersemayam kekuatan-kekuatan yang sangat dahsyat (powerful) dan sangat tidak terbatas (infinity) yang benar-benar bersumber dari dalam diri setiap manusia atau the inner strength ofhuman being sebagai hadiah (gifted) termegah sepanjang masa dari Tuhan.
Sayamenggambarkan kekuatan dari dalam diri kita (the inner strength)tersebut dalam bentuk berlian atau diamond. Jika kita menggunakan bahasa geologi dimana diamondtersebut merupakan mineral dari karbon yang memiliki sifat-sifat fisika istimewa dengan skala kekerasan tertinggi diantara jenis-jenis batu lainnya, dan memiliki nilai jual yang sangat tinggi dipasaran lokal maupun internasional. Hal tersebut dapat terjadi karena berlian atau diamondtersebut telah melewati suatu proses yang luar biasa kompleksitasnya, yaitu mulai dari proses pemotongan hingga penggosokkan yang memerlukan waktu, tenaga dan cara-cara yang khusus, sehingga dapat menghasilkan suatu kemampuan yang dapat mendispersikan cahaya yang begitu indah dan menawan hati. Proses yang sangat kompleks ini saya namakan dengan proses kristalisasi.
Kekuatan dari dalam diri kita(the inner strength)tersebut terdiri dari empat diamonds, yaitu; Great Character,Talent,Passion,danGreat Leader. Oleh karena itu, tugas kita atau misi kita sebagai individu atau mahluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna di dalam kehidupan ini adalah berjuang untuk menjaganya agar tetap bersinar terang di dalam kehidupan ini, karena kehidupan ini sangat membutuhkan kehadiran dari setiap diri kita sebagai individu yang sangat unik untuk saling melengkapi satu dengan lainnya sesuai dengan fitrah kita masing-masing atau purpose of lifekita masing-masing yang telah ditentukan oleh Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang serta Maha Bijaksana dalam proses kehidupan yang sangat holistik ini. Berikut dibawah ini adalah model dari prinsip “The Integrating of Four Diamonds Core Principle as The Inner Strength of Human Being yang dapat menciptakan suatu proses transformasi yang berwujud nyata menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain (Meaningful People) dan manusia yang berkelimpahan berkat (Abundance People),” sebagai berikut:







